RSS

Pertolongan Pertama

17 Mar

Pada umumnya setiap orang memiliki keinginan untuk menebarkan manfaat bagi semua orang namun terkadang niat baik tersebut tak bisa terwujud karena merasa “tidak mengerti” apa yang harus dilakukan. contoh kecilnya ketika mendapati ada orang yang sedang sakit. Seringkali kita kebingungan karena tidak mengerti langkah apakah yang pertamakali dapat dilakukan untuk meringankan bebannya. Berikut contoh contoh pertolongan pertama ketika :

1. MIMISAN

mimisan pasti sudah tidak asing lagi didengar. Mimisan atau Perdarahan hidung (epistaksis) sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan hampir 90% dapat berhenti sendiri

Cara mengatasi perdarahan hidung atau mimisan

  1. Penderita didudukkan dengan posisi menunduk
  2. Pencet hidung kanan kiri bersamaan selama 10 menit

Bisa juga dilakukan seperti berikut: duduk dengan kepala agak menunduk, agar darah tak terhisap keparu-paru. Bisa dengan memijat hidung sampai darah berhenti. Bisa juga dengan memasukkan gulungan daun sirih kedalam lubang hidung yang berdarah.

Disamping seperti telah diterangkan diatas, bisa juga dengan memasukkan kain kasa (pembalut) yang steril kedalam lubang hidung. Kain pembalut itu lebih baik lagi dibasahi dengan hydrogen peroksida bagi yang memahami obat ini. Selama kira-kira 10-15 menit penderita agar membuka mulut dan tidak menelan ludah. Untuk beberapa jam penderita jangan membuang ingus.

Untuk itu jangan panik dulu, segera lakukan tindakan-tindakan diatas agar mimisan atau perdarahan dihidung dapat segera berhenti.

2. PINGSAN

Pingsan (Syncope/collapse) yaitu hilangnya kesadaran sementara karena otak kekurangan O2, lapar, terlalu banyak mengeluarkan tenaga, dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), hiploglikemia, animea.

Gejala
· Perasaan limbung
· Pandangan berkunang-kunang
· Telinga berdenging
· Nafas tidak teratur
· Muka pucat
· Biji mata melebar
· Lemas
· Keringat dingin
· Menguap berlebihan
· Tak respon (beberapa menit)
· Denyut nadi lambat

Penanganan
1. Baringkan korban dalam posisi terlentang
2. Tinggikan tungkai melebihi tinggi jantung
3. Longgarkan pakaian yang mengikat dan hilangkan barang yang menghambat pernafasan
4. Beri udara segar
5. Periksa kemungkinan cedera lain
6. Selimuti korban
7. Korban diistirahatkan beberapa saat
8. Bila tak segera sadar >> periksa nafas dan nadi >> posisi stabil >> Rujuk ke instansi kesehatan

3. DEHIDRASI

Dehidrasi yaitu suatu keadaan dimana tubuh mengalami kekurangan cairan. Hal ini terjadi apabila cairan yang dikeluarkan tubuh melebihi cairan yang masuk. Keluarnya cairan ini biasanya disertai dengan elektrolit (K, Na, Cl, Ca). Dehidrasi disebabkan karena kurang minum dan disertai kehilangan cairan/banyak keringat karena udara terlalu panas atau aktivitas yang terlalu berlebihan.

Gejala dan tanda dehidrasi

Dehidrasi ringan
· Defisit cairan 5% dari berat badan
· Penderita merasa haus
· Denyut nadi lebih dari 90x/menit

Dehidrasi sedang
· Defisit cairan antara 5-10% dari berat badan
· Nadi lebih dari 90x/menit
· Nadi lemah
· Sangat haus

Dehidrasi berat
· Defisit cairan lebih dari 10% dari berat badan
· Hipotensi
· Mata cekung
· Nadi sangat lemah, sampai tak terasa
· Kejang-kejang

Penanganan
1. Mengganti cairan yang hilang dan mengatasi shock
2. mengganti elektrolit yang lemah
3. Mengenal dan mengatasi komplikasi yang ada
4. Memberantas penyebabnya
5. Rutinlah minum jangan tunggu haus

4. ASMA

Asma yaitu penyempitan/gangguan saluran pernafasan.

Gejala
· Sukar bicara tanpa berhenti, untuk menarik nafas
· Otot Bantu nafas terlihat menonjol (dileher)
· Irama nafas tidak teratur
· Terjadinya perubahan warna kulit (merah/pucat/kebiruan/sianosis)
· Kesadaran menurun (gelisah/meracau)

Penanganan
1. Tenangkan korban
2. Bawa ketempat yang luas, udara bersih dan sejuk
3. Posisikan ½ duduk
4. Atur nafas
5. Beri oksigen (bantu) bila diperlukan

5. PUSING

Pusing/Vertigo/Nyeri Kepala yaitu sakit kepala yang disebabkan oleh kelelahan, kelaparan, gangguan kesehatan dll.

Gejala
· Kepala terasa nyeri/berdenyut
· Kehilangan keseimbangan tubuh
· Lemas

Penanganan
1. Istirahatkan korban, pindahkan ke tempat yang tenang dengan sirkulasi udara yang baik
2. Beri minuman hangat
3. beri obat bila perlu
4. Tangani sesuai penyebab

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 17, 2011 in kesehatan

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: