RSS

Arsip Tag: sholat tahajjud

KEUTAMAAN SHALAT MALAM

Keutamaan Shalat Malam

a. Shalat Shalat Malam atau tahajjud terdapat dalam firman Allah SWT dalam surat Al-Isra ayat 79, “Dan pada sebagian malam hari, shalat tahajjudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, semoga Rabb-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji”.

b. Dalam shahih Muslim dari Abu Huraira ra dari Rasulullah SAW, Nabi ditanya, shalat apakah yang paling utama selain shalat fardhu? Beliau menjawab, shalat malam [Muttafaq ‘alaihi]

c. Orang yang membiasakan Shalat Malam adalah orang yang berbuat baik dan berhak mendapatkan kebaikan dan rahmat Allah (QS. Adz-Dzariyat, 56 : 15 – 18).

d. Orang yang membiasakan Shalat Malam termasuk golongan hamba-Nya yang berbakti “….Dan orang-orang yang melewatkan malam harinya dengan bersujud dan berdiri untuk Rabb mereka”. (QS. Al-Furqan, 25 : 63 – 64).

e. Allah SWT memberi kesaksian bahwa mereka beriman kepada ayat-ayat-Nya, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami) mereka menyungkur sujud dan bertasbih memuji Rabb-Nya sedang mereka tidak menyombongkan diri. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya…” (QS. As-Sajdah, 32 : 15 – 17).

f. Allah SWT menolak menyamakan mereka dengan orang-orang yang tidak memiliki sifat seperti mereka (QS. Az-Zumar, 39 : 9)

g. Menjadi sabar dan kokoh iman (QS. Al-Insan, 76 : 24 – 26).

Adab Shalat Malam

a. Berniat melakukannya sebelum tidur.

b. Berusaha menghapus rasa kantuk setelah bangun tidur lalu menggosok gigi (bersiwak)

c. Membaca do’a

d. Memulai shalat malam dengan dua rakaat yang ringan, kemudian shalat sesudahnya berapa rakaat saja

e. Apabila ketika bangun tidur kita masih mengantuk maka tinggalkanlah shalat hingga hilang rasa kantuknya f. Tidak memaksakan diri artinya menyesuaikan dengan kemampuan fisik kita. Laksanakan amalan-amalan (ibadah) dalam batas kemampuanmu (ibadah sunnah). Demi Allah, Allah tidak akan memutus pahala sehingga kamu menuntut ibadah (HR Bukhari dan Muslim).

Waktu dan cara Shalat Malam

Shalat malam yang dilakukan setelah bangun tidur dinamakan shalat tahajjud. Shalat malam dapat dilakukan pada awal, pertengahan atau akhir malam dengan syarat telah melakukan shalat isya. Yang paling afdhal adalah sepertiga malam yang terakhir (HR. Bukhari No. 602 dan Muslim No. 731). Shalat malam berjumlah genap dan diakhiri dengan witir. Jumlah seluruh rakaat adalah tiga belas, sebelas, sembilan, tujuh, lima tiga atau satu, jika satu rakaat berarti termasuk shalat witir saja.

Pengaruh Shalat Malam dalam kehidupan.

Bagi Rasulullah SAW dan para sahabat, Shalat Malam diperlukan untuk menguatkan ruhani guna persiapan menerima wahyu dan menghadapi tantangan yang berat dalam melaksanakan da’wah.

Bangun malam untuk melaksanakan shalat dan membaca Al-Qur’an merupakan bekal ruhani yang penting bagi seorang muslim. Pada saat orang lain sedang tidur kita bangun beribadah serta bermunajat kepada Allah seolah-olah kita berada dihadapan-Nya. Kita juga membaca Al- Qur’an dalam kesunyian dan bacaan Al-Qur’an saat itu lebih berkesan dalam hati.

Para pemuda Islam yang taat beribadah dan suka melaksanakan ibadah sunnah adalah para pemuda generasi harapan Islam yang akan membuat Islam akan kembali berjaya. Para pemuda Islam yang bersemangat yang rajin melaksanakan Shalat Malam akan membuat mereka menjadi para pemuda yang memiliki hati yang bersih, rendah hati, memiliki optimisme dan tidak kenal putus asa serta memiliki kesabaran yang kuat dalam meniti kehidupan Islami.

Agar bisa Sholat malam

a.       Berdoa, meminta kepada ALLAH agar dimudahkan utk mengerjakan sholat malam

b.       Mengetahui keutamaan sholat malam

c.       Mengetahui tipu daya setan

d.      Mengingat kematian dan tidak panjang angan

e.      Berusaha tidur d awal malam

 

Tag: , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 55 pengikut lainnya.